catatan kecil mas_arno

Just another WordPress.com weblog

Arsip untuk September, 2009

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H/ 2009M

Ditulis oleh masarno di/pada September 20, 2009

semoga persahabatan dan kedamaian langgeng sebagaimana masjid nabawi

semoga persahabatan dan kedamaian langgeng sebagaimana masjid nabawi

Kepada seluruh umat manusia di Bumi ini :

Saya mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin apabila dalam seluruh komunikasi yang terjalin ada hal-hal yang kurang berkenan, selanjutnya mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1430 H / 2009 M bagi muslim yang merayakannya.

Semoga Allah memberi rahmah dan kedamaian di Bumi……

Ditulis dalam agama | Leave a Comment »

Sholatlah sebagaimana Aku (Nabi Muhammad saw) Sholat

Ditulis oleh masarno di/pada September 18, 2009

RADIO GAMASI 105,9 FM
Oleh: Drs. K.H.M. Syukri Dg Limpo
Editor: Zita Suarman

TATA CARA BERWUDHU YANG BENAR

1.  Baca basmalah lebih dahulu.

2.  Cuci kedua tangan sampai pergelangan tiga kali diluar tempat air (jika air tidak mancur / mengalir) , yaitu     tidak memasukkan  tangan ke tempat air pada permulaan wudhu.

3.  Kemudian ambillah air dengan cedokan tangan sambil berkumur-kumur tiga kali bersamaan dengan mencuci hidung.

4.  Kemudian kedua tangan mencuci muka, mulai dari bagian atas dahi sampai kebawah belakang dagu atau janggut, kanan kiri muka daun telinga dilakukan tiga kali.   

5.  Kemudian mencuci  tangan kanan sampai kedua siku, dan mencuci tangan kiri sampai kedua siku dikerjakan tiga kali .

6.  Selanjutnya kedua tapak tangan dibasahi air, dan disapukan mulai dari ubun-ubun sampai belakang kepala dan terus pada  kedua telinga dengan cara: telunjuk masuk ke lubang  telinga dan ibu jari menyapu telinga bagian luar, satu kali sapuan saja.

7.  Terakhir, mencuci kedua kaki sampai mata kaki, sebanyak  tiga   kali, lalu tutup dengan  doa wudhu.
“ASYHA DUALLAILLAHA ILLALLAH  WAHDAHU LAASSYARIKALAH WA ASYHADU ANNA    MUHAMMADAN RASULULLAH,  ALLAHUMAJALNI  MINATTAWWABINA WAJAALNI MINAL  MUTATAHHIRIN”


TATA CARA MANDI WAJIB


1.    Baca dulu basmalah, kemudian mencuci kedua tangan, lalu tangan kiri mencuci kemaluan  sampai bersih . Lalu berwudhu seperti wudhu sholat, kecuali kaki  belum dicuci.

2.    Selanjutnya tuangkan air ke kepala dengan tangan kanan dan menyelai-nyelai rambut sehingga seluruh kulit kepala basah , dilakukan tiga kali.

3.    Lalu diteruskan dengan menyiram bagian sebelah kanan badan , kemudian bagian sebelah kiri dan dilakukan  masing-masing tiga kali.

4.    Sesudah itu barulah menyiramkan air ke seluruh tubuh  dengan memakai sabun maupun tidak dan terakhir mencuci kedua kaki dengan catatan :

  •         Bila mandi junub ; langsung shalat tanpa berwudhu lagi.
  •         Untuk orang haid dan nifas , setelah mandi , disunatkan   menggunakan minyak wangi pada bagian yang kena darah haid dan nifas (sekitar daerah kewanitaan).

TATA CARA  BERTAYAMMUM

Mengerjakan tayamum dibolehkan apabila  :

I.    Sudah masuk waktu shalat tapi tidak ada air.

II.    Ada air di tempat itu, tetapi orang tsb sakit dan tidak bisa kena air atau takut akan sakit bila kena air. (mandi)

III.    Alat yang digunakan tayammum ada dua ; kemungkinan yaitu dengan menggunakan tanah  yang bersih , atau benda  yang bersih, bila sementara di atas kendaraan  seperti mobil atau pesawat.

Cara Mengerjakannya  sbb:
-    Baca dulu basmalah

-    Kemudian kedua telapak  tangan ditepukkan ke atas debu , atau benda besih, seperti dinding  pesawat  bila tidak ada debu, dan ditiup supaya tinggal debu halus yang berada di telapak tangan. Lalu kedua tapak tangan disapukan ke muka , mulai dari bagian atas dahi sampai ke bagian bawah dagu , sebanyak satu kali sapuan.

-    Selanjutnya , tapak tangan kiri langsung menyapu belakang tapak tangan  kanan sampai pergelangan  tangan satu kali dan dengan tapak tangan kanan menyapu bagian  belakang tangan kiri sampai pergelangan tangan sebanyak satu kali sapuan.

-    Berarti; hanya satu kali ,memukulkan dua tapak tangan ke debu , untuk menyapu muka, terus kedua tangan sampai pergelangan tangan.

Perhatian :

-    Jika menyapu tangan sampai ke siku, atau ketiak itu termasuk hadist daif .
-    Jika tayammum hanya menyapu muka dan tangan sampai kedua pergelangan tangan , itu adalah hadist Bu khari (Lihat Nailul Authar I Hal. 286 dan 289 )

Hadis Nabi : ” Innar Rajula Yushalli Sittiina  Sanatan  Wamalaahu Shalaaton (r. Ahmad) Artinya :  di akhirat  nanti , ada  orang yang diperiksa shalatnya  selama 60 tahun  shalat, tetapi tidak ada shalatnya yang diterima.   

SHALLU  KAMAA  RAAITUMUNNI  USHALLI (BUKHARI)  artinya ; Shalatlah Kamu  Sebagaimana kamu lihat Aku  (Rasulullah) Shalat. 

CARA MENGERJAKAN  SHALAT SENDIRIAN  :

1. Selesai berwudhu dan berdoa , terus berdiri menghadap kiblat;  mata melihat tempat sujud , niat dalam hati saja , kemudian takbir ihram sambil mengangkat kedua tangan searah daun telinga  dengan ucapan “Allahu Akbar” kemudian melipat  kedua tangan di dada.

2.    Disunatkan Membaca doa  iftitah dengan  Sir (dikecilkan) yaitu , ” ALLAHUMMA BAA’ID BAINI, WABAINA KHATAYAYA, KAMAA BAA-ADTA,  BAINAL MASYRIKI  WALMAGRIB , ALAHUMMA NAQQINI, MINHATAA YAAYA, KAMAAYUNAKKAS SAUBUL  ABYADU MINADDANAS. ALLAHUMMAQSILNII MIN  HATAA YAAYA BIL MAAI , WASSAL JI , WALBARADI.

3.    Kemudian baca dengan sir “AUZUBILLAHI MINASYAITANI RAJIIM

4.    Selanjutnya baca dengan sir (dikecilkan ) ” BISMILLAHI RAHMAANIR RAHIM.

5.    Lalu baca alfatiha.

6.    Selanjutnya  baca  surah  pendek yang dihafal dengan baik, misalnya “QUL HUALLAHU AHAD ALLAHUSSAMAD, LAM YALID, WALAM YULAD, WALAM YAKUL LAHU KUFUAN AHAD.

7.    Selajutnya takbir dengan jahar  (kedengaran )” ALLAHU AKBAR sambil ruku dengan membaca “SUBHAANAKA ALLAHUMMA RABBANA WABIHAMDIKA ALLAHUMMAGFIRLI”

8.    Lalu bangkit dari Ruku sambil membaca ” SAMIALLLAHU LIMANHAMIDAH, RABBANA WALAKALHAMDU, sambil kedua tangan diluruskan .

9.    Kemudian sujud ke lantai dengan membaca “ALLAHU AKBAR ” sambil meletakkan  7 anggota badan di atas tikar yaitu;  dahi dan hidung , dua tapak tangan , dua lutut dan dua ujung kaki sambil membaca dengan sir  “SUBHANAKA ALLAHUMMA RABBANA WABIHAMDIKA ALLAHUMMAAGFIRLII.

10.    Lalu takbir  sambil duduk  di atas telapak kaki kiri , dan membaca dengan sir ” ALLAHUMMAGFIRLI,  WARHAMNI,  WAJBURNI, WAHDINI, WARZUKNI.

11.    Kemudian  takbir untuk sujud kembali dan membaca dengan sir  “SUBHANAKA  ALLAHUMMA RABBANA  WABIHAMDIKA  ALLAHUMAGFIRLI.

12.    Lalu takbir dan terus berdiri ke rakaat kedua  dan meletakkan  kedua tangan di atas dada.

13.    Di saat berdiri di rakaat kedua , terus membaca  alfatiha dan surah seperti pada rakaat pertama.

14.    Lalu pada waktu duduk tahyat awal (duduk iftirasy yaitu pantat menduduki kaki kiri dan kaki kanan berdiri) ,telunjuk digoyang-goyangkan  sambil membaca  dengan sir  “ATTAHIYAATU  LILLAAHI  WASHSHALAWAATU  WATHTHAAYYIBAAT, ASSALAMUALAIKA  AYYUHANNABIYYU  WARAHMATULLAHI  WABARAKAATUH, ASSALAAMU  ALAINA  WA’ALAA  IBAADILLAAHISH   SHAALIHIIN.  ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAH  WA ‘ASYHADU ANNA  MUHAMMADAN  ABDUHUU WARASUULUH. ALLAHUMMA SHALLI  ALAA MUHAMMAD WA’ALA AALII MUHAMMAD.

15.     Apabila pada tahyyat akhir, duduk tawarruk  (tidak menduduki kaki lagi, tapi menduduki lantai) dibaca lagi doa tahyat pertama  kemudian dilanjutkan dengan doa   ”KAMAA SHALLAITA  ALLA  IBRAHIM   WA BARIK   ALAA MUHAMMAD  WA  ALAA AALII MUHAMMAD KAMA  BAARAKTA  ALAA IBRAAHIM   FIL ALLAMIINA  INNAKA HAMIIDUN MAJJID.  ALLAHUMMA  INNI AUUZUBIKA MIN AZAABI JAHANNAM  WAMIN AZAABIL QABRI, WAMINFITNATIL   MAHYAA  WALMAMAAT , WAMIN SYARRIN  FITNATIL  MASIHID  DAJJAAL.

16.    Selanjutnya mengucapkan salam sambil menoleh ke kanan dan ke kiri “ASSALAMU ALAIKUM WARAHMATULLAH, ASSALAMU ALAIKUM WARAHMATULLAH.

17.    Terakhir, baca  astagfirullah  3x , subhanallah 33 x,  alhamdulillah 33x , Allahuakbar 33x, dan  laailaaha illallahu wahdahu laasyarikalah, lahulmulku walahul hamdu wahua alaa kulli syaiiin qadir.  Kemudian berdoa sesuai dengan keperluan masing2.  Hal berikut penting  diperhatikan:

•    Untuk shalat wajib berjamaah bacaan makmum diwakili oleh imam  apabila imamnya membesarkan (menjaharkan ) bacaannya . Makmum cukup menyebut kata “amin” saja (pada saat imam membaca Alfatihah)!
•    Jika bacaan dikecilkan oleh imam maka makmum wajib membaca al-fatiha  setiap rakaat.
•    Pada shalat dhuhur  dan ashar, saat imam mengecilkan  bacaan, mamum hanya  membaca  alfatiha saja tanpa surah pendek.
•    Surah pendek dibaca pada rakaat pertama dan kedua saja pada shalat wajib.

Ditulis dalam agama | Leave a Comment »

Apa yang terkuat di Bumi ? jadilah menjadi terkuat

Ditulis oleh masarno di/pada September 9, 2009

Sejak jaman dahulu hingga saat ini tidaklah mengherankan bahwa semua yang memiliki kekuatan baik fisik atau apapun memiliki pengaruh dan menjadi yang nomor satu. Namun marilah kita cermati Sabda nabi Muhammad saw, dalam sebuah hadist, yang mohon maaf saya lupa bahasa arabnya namun saya masih mengingat kesimpulannya sebagai berikut :

suatu hari, sahabat bertanya kepada nabi: Wahai Nabi apa yang paling kuat di dunia ini ?
Nabi Menjawab: yang paling kuat di dunia ini adalah besi?
Sahabat kembali bertanya : Adakah yang lebih kuat lagi dari besi ?
Nabi menjawab : yang lebih kuat dari besi adalah api (api dapat meluluh lantakkan besi sampai ia menjadi cair)
Sahabat kembali bertanya : Apakah ada yang lebih kuat lagi dari api ?
Nabi menjawab: yang lebih kuat dari api adalah air (air dapat mematikan sebagaimanapun hebatnya api)
sahabat melanjutkan pertanyaannya : apakah ada lagi yang lebih kuat dari air?
Nabi menjawab : yang lebih kuat dari air adalah angin (angin dapat menerbangkan atau menggerakkan benda apapun)
sahabat terus bertanya : apakah ada lagi yang lebih kuat dari angin?
Nabi menjawab : yang paling kuat dari yang terkuat tadi adalah maklhuk Allah yang Ikhlas….

dari perbincangan sahabat dengan nabi tersebut, marilah kita terapkan di permukaan bumi ini aik di pekerjaan maupun dalam kehidupan untuk menjadi yang terkuat adalah menjadi maklhuk yang ikhlas kepada Allah………… RENUNGKAN

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »